Review dari Kuliah Tujuh Menit oleh Buya Syafi’i Ma’arif dengan
tema “Toleransi Terhadap Agama lain di “Negara Lima Agama”
Oleh : Nur Hidayat
Indonesia adalah bangsa yang dikenal bhineka, yang terdapat
berbagai macam agama, berbagai suku, berbagai bahasa dan masih banyak lagi,
indonesia kaya akan hal tersebut. Kerukunan di indonesia hanya bisa bertahan
dengan berkultur bertoleransi, sedangkan toleransi artinya tidak bisa berbeda
dalam persaudaraan dan bersaudara dalam perbedaan, maka dari itu tidak ada cara
yang efektif bagi indonesia dalam merawat kerukanan selain dengan cara
bertoleransi.
Kadangkala, ada sebgagian oeang yang susah melakukan perilaku ini,
karena mereka beranggapan bahwa mereka yang paling benar atau menganggap
agamanya saja yang paling benar, bersikap seperti ini sebenarnya boleh boleh
saja, tetapi orang lain pun mempunyai hak untuk mengekpresikan hal yang sama,
kita harus bertoleransi terhadap siapapun, termasuk yang tidak beragama, kenapa
? karena toleransi adalah sunnahNya Allah atau memang ajaran yang berasal dari
Tuhan. Misalnya pada surat al baqoroh ayat 256 yang berbunyi “ Laa ikroha fidddin “. Dan juga di surat
yunus ayat 99 yang berbunyi “ maka, apakah kamu(hendak) memaksa manusia supaya
mereka menjadi beriman semua?” . tugas
kita hanya menyampaikan, adapun hasil akhirnyakita serahkan kepada allah.
Oleh sebab itu, toleransi wajib dilakukan, supaya bangunan sosial
tidk rusak, tidak berantakn, tegakkanya perdamaian dan terciptanya keamanan. Di
indonesia, setidaknya terdapat 5 agama relativ hidup berdampingan, adapun
terjadi bentrokan, maka hal tersebut bukan berasal dari ajaran agama mereka, melainkan kemungkinan karena politik, ekonomi, perebutan lahan dan sebagainya namun mereka
memakai agama sebagai legitimasinya. Maka dari itu, kita bersama sama berjuang
dalam membudayakan sikap toleransi ini dan tidak memandang suku maupun agama,
dengan sikap toleransi ini, kita bangun bangsa ini menjadi bangsa yang lebih baik ,bangsa yang
lebih adil dan bangsa yang lebih makmur demi kepentingan semuanya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar